Telepon

+6285716215840

E-Mail

Lilajourney28@gmail.com

Jam Buka

Mon - Fri: 7AM - 7PM

Pada artikel kali ini saya akan membagikan insight yang saya dapatkan dari kak Dea Rizkita di Podcast Suara Berkelas. Dea Rizkita merupakan seorang Content Creator dan Communication Trainer yang aktif membagikan pengetahuan dan pengembangan diri lewat konten-kontennya.

metrotalenta.online

Kak Dea bercerita dalam podcast ini bahwa dia sempat berada pada fase haus validasi eksternal. Ingin dilihat dan ingin disukai serta dianggap keberadaannya. Contohnya seperti like di sosial media, sedih ketika kontennya tidak fyp dan masih banyak lagi. Sampai akhirnya dia akhirnya sadar bahwa Kita tidak butuh validasi orang lain karena yang kita butuhkan adalah melihat diri sendiri, kita percaya sama diri kita sendiri dan menganggap diri kita sendiri cukup. Ketika kita mulai memvalidasi diri sendiri, maka dunia luar akan mengikuti.

Dalam hidupnya, Dea juga meyakini bahwa hidup itu harus membawa cahaya dan kebermanfaatan bagi sekitar. Apapun yang Dea lakukan dan kerjakan harus ada di nilai itu didalamnya. Kenapa hal itu tidak kita pakai ketika membuat konten? Bukan hanya mengejar view tapi cobalah untuk menabar kebaikan sehingga kedepannya akan bisa menjadi amal jariyah.

Dea juga membagikan bagaimana cara tips agar terlihat lebih positive. Bagi Dea, ketika jatuh cinta kepada diri sendiri, kita akan dengan mudah membuat lingkungan disekitar kita jatuh cinta “Nyaman” pada keberadaan kita disekitar mereka.

Selain tips bagaimana agar terlihat lebih positive, kak Dea juga membagikan bagaimana tips mengobrol dengan orang baru. Caranya yang pertama adalah mengangkat alis lalu tersenyum karena itu artinya kita welcome untuk mengobrol dengan orang lain. Jika ada penolakan, maka tidak masalah. Hal yang terpenting adalah sebelah kita siapa, apa oppurtunity yang kita dapatkan dan kalaupun pada nantinya kita dikacangan yaudah.

Baca Juga: Cara Mengatasi Kesepian Saat Beranjak Dewasa

Dalam relasinya dengan uang kak Dea juga membagikan bagaimana caranya memiliki relasi yang sehat dengan uang. Jika dulu uangnya ada tapi dia selalu merasa kurang karena dulu dia pernah berada di keadaan susah tapi untungnya sekarang nggak. Caranya adalah Memberi jarak antara yang dulu dengan sekarang adalah salah satu cara untuk memperbaiki relasi dengan uang. Kak Dea berpendapat bahwa dia harus memberikan yang terbaik dulu, bukan untuk orang lain tetapi untuk dirinya sendiri.

Orang yang menunda bukan yang malas, tapi orang yang menunda adalah orang yang takut. Kita sedang lari perasaan dari takut tidak aman. Segala sesuatu yang cair memang harus mengalir seperti uang, kita harus tetap menggunakannya untuk keinginan dan jangan pernah menahannya. Sebelum mengeluarkan uang kita perlu memanifestasi seperti ini:

“Uang ini aku keluarkan untuk kebaikan dan akan kembali padaku 10x lipat.”

Di tahun 2026 ini kak Dea juga mengajak kita untuk mulai memiliki rencana baru. Kita bisa merencanakan satu tahun seperti apa mulai dari penampilan, bagaimana membawa diri, me time mau kemana. Sedangkan untuk refleksi 2025 kita bisa berterimakasih untuk apa yang sudah diberikan, apa yang sudah diajarkan dan apa yang membuat kita belajar.

Selanjutnya kak Dea juga memiliki Goals, bahwa di tahun 2026 ini dia ingin jadi lebih santai, tenang, dan memberikan cahaya kepada banyak orang lewat berbagai platform yang dipunya.

“Aku akan berserah kemana ini akan membawaku, tapi aku akan tetap berusaha.”

“Kita bukan hanya apa yang kita pikirkan tapi apa yang kita rasakan.”

Selain membagikan bagaimana caranya kak Dea bisa menjadi lebih percaya diri, Dia juga membagikan beberapa rekomendasi buku menarik yang bisa kamu baca untuk menambah wawasan. Beberapa rekomendasi buku di bawah ini akan membantu kamu untuk berkembang menjadi lebih baik lagi kedepannya.

1. The Let Them Theory by Mel Robbins

Foto: Gramedia.com

Buku ini mengajarkan bahwa kita memang tidak bisa mengontrol orang lain, perkataan orang, perlakuan orang jadi semuanya bisa kita kembalikan kepada diri kita sendiri. Jadi, buat kamu yang ingin melepaskan keterikatan terhadap sesuatu yang membuat kamu tidak happy, buku ini akan membantu kamu untuk melepaskan keterikatan itu.

Terakhir, kak Dea memberikan wawasan tentang uang. Menurutnya, uang itu adalah bahan bakar untuk kita bisa hidup di versi diri yang ujung-ujungnya bisa memberikan manfaat untuk orang lain juga. Jadi, uang adalah tools yang bikin kita bisa berkarya dan berdaya.

“Ketika kamu mencapai sesuatu kamu akan merayakannya, tapi ketika kamu gagal, kamu akan belajar sesuatu.”

Itulah insight yang bisa didapatkan dari podcast suara berkelas dengan kak Dea Rizkita. Semoga insight di atas bisa bermanfaat untuk kamu yang membacanya. Jika kamu memiliki pandangan lain, bisa juga tulis di kolom komentar ya 🙂 Terimakasih sudah berkunjung.

-XOXO

Artikel yang Disarankan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *